ILMU EKONOMI
Ilmu ekonomi merupakan cabang ilmu sosial yang memperlajari berbagai prilaku ekonomi terkait pengambilan keputusan dalam rangka memenuhi kebutuhan hidup dengan memanfaatkan sumber data yang ada. Ilmu ekonomi diperlukan sebagai kerangka berpikir untuk menentukan pilihan terhadap berbagai sumber daya yang terbatas.
Defenisi ilmu ekonomi menurut para ahli :
1. Paul A Sanuelson
> ilmu ekonomi asalah studi mengenai individu dan masyarakat dalam menentukan pilihan dengan atau tanpa menggunakan uang, dengan menggunakan sumber daya yang terbatas untuk menghasilkan barang dan jasa dan mendustribusikannya untuk kebutuhan konsumsi.
2. J M Keynes
> ilmu ekonomi merupakan suatu teknik berpikir yang berguna untuk mempertimbangkan sejunlah biaya serta bagian dari keuntungannya.
Manfaat mempelajari ilmu ekonomi :
1. Ilmu ekonomi sangat berperan penting untuk mengatur kebutuhan manusia
2. Ilmu ekonomi sangat berperan penting bagi suatu daerah, baik daerah kecil maupun besar seperti negara karena ilmu ini dapat meningkatkan taraf hidup.
3. Ilmu ekonomi sangat berperan penting dalam mengatur prinsip kebutuhan pokok sosial atau masyarakat
4. Ikmu ekonomi dapat melatih seseorang agar berjiwa sosial dan bersifat teliti (cermat) serta ekonomi
5. Ilmu ekonomi dapat melatih seseorang mampu mengatur atau mengelola nilai nominal dengan baik dan bijak
Ekonomi atau economic berasal dari bahasa yunani yaitu oikos atau oiku dan nomos yang berarti peraturan rumah tangga. Ekonomi adalah semua yang menyangkut dan berhubungan dengan kehidupan rumah tangga. Wonnacott, seorang ekonom Amerika, menjelaskan tujuan manusia mempelajari ilmu ekonomi sebagai berikut :
1. Membantu mengatasi masalah ketenagakerjaan, penganguran, tingkat upah, kesempatan kerja, dan hubungab kerja
2. Membantu pemerintah dan masyarakat dalam mengatasi masalah tingkat harga dan inflasi
3. Membantu pelaku ekonomi dalam memanfaatkan sumber daya ekonomi secara menguntungkan
4. Distribusi pendapatan secara adil diupayakan pemerintah dan masyarakat dalam rangka mencapai tingka kesejahteraan hidup
5. Pertumbuhan ekonomi yang mengarah pada penyelenggaraan pembangunan secara adil dan merata.
Penggolongan ilmu ekonomi :
1. Ilmu ekonomi deskriptif
> Analisis ekonomi yang menggambarkan keadaan ekonomi sebenarnya berdasarkan fakta dalam perekonomian. Ekonomi deskriptif merupakan cabang ikmu ekonomi yang memaparkan tentang kehidupan ekonomi dalam suatu daerah atau negara pada masa tertentu berdasarkan data. Contoh : krisis moneter di Indonesia yang terjadi pada tahun 1998.
2. Ilmu ekonomi teori
> Suatu konsep pemikiran yang diperoleh dari data dalam kehidupan ekonomi kemudia disusun, diolah, dianalisis sehingga menjadi kesimpulan bersifat umum.
a) Ekonomi makro adalah cabang ilmu ekonomi yang mengkaji pilihan dan interaksi individu yang memproduksi dan mengonsumsi suatu produk dalam satu perusahaan atau industri. Ekonomi mikro mengkaji interaksi di pasar barang, interaksi di pasar faktor produksi, serta prilaku penjual dan pembeli dalam kegiatan ekonomi.
b) Ekonomi makro adalah kegiatan perekonomian yang mempelajari mekanisme kerja perekonomian secara keseluruhan. Ruang lingkup ekonomi makro yaitu : pendapatan, pengeluaran, penganguran, serta inflasi dan deflasi.
3. Ekonomi terapan
> Suatu cabang dari ilmu ekonomi mikro dan makro. Ekonomi terapan merupakan penerapan dari ilmu ekonomi yang menjelaskan cara kerja sistem perekonomian untuk mengatasi masalah ekonomi dalam masyarakat.
Penerapan prinsip ilmu ekonomi
1. Tindakan ekonomi
a) rasional
Contoh : Bu Ririn biasa menggunakan minyak tanah untuk memasak. Setelah mengetahui penggunaan gas elpiji lebih hemat, Bu Ririn beralih menggunakan gas elpiji untuk memasak.
b) irasional
Contoh : Pak Ridho berencana meminjam uang ke bank untuk membeli mobik baru setelah melihat pameran mobil terbaru di Semarang. Padahal, pak Ridho sudah memiliki mobil dan masih layak pakai.
2. Motif ekonomi
a) motif ekonomi
> imbalan materi kepada seseorang yang bekerja
b) motif nonekonomi
> membantu orang lain, keinginan mendapat penghargaan, dan keinginan meningkatkan status sosial
3. Prinsip ekonomi
> Suatu pedoman dalam melaksanakan kegiatan ekonomi didasarkan pengorbana tertentu untuk mendapatkan hasil optimal atau dengan pengorbanan serendah rendahnya untuk memperoleh hasil tertentu.
Kelangkaan dan biaya peluang
1. Kelangkaan
> Kelangkaan terjadi karena terbatasnya alat pemuas kebutuhan dan tidak tak terbatasnya kebutuhan. Sumber daya yang dikelola dengan bijak dan bertanggung jawab akan memberikan hasil optimal. Upaya yang dapat dilakukan antara lain membuat skala prioritas kebutuhan, menentukan sumber daya alternatif, mengelola keuangan secara efisien,, memanfaatkan kemajuan teknologi, memanfaatkan bahan substitusi, serta mendaur ulang atau memanfaatkan kembali.
2. Biaya peluang
> Biaya peluang timbuk akibat adanya pengorbana individu dalam menentukan suatu pilihan terbaik atas berbagai alternatif pilihan lain. Biaya peluang tidak hanya berbetuk uang. Biaya peluang dapat berupa waktu, kesempatan, kesenangan, atau keuntungan yang dihasilkan pada masa mendatang.
3. Kebutuhan dan alat pemuas kebutuhan
a) Kebutuhan
☆ menurut intensitas
¤ primer ( sandang, pangan, papan)
¤ sekunder ( jam tangan, TV)
¤ tersier ( mobil, motor)
☆ menurut waktu pemenuhannya
¤ masa sekarang ( makan, minum)
¤ masa yang akan datang ( tabungan)
¤ masa tidak terduga ( sakit) )
☆ menurut sifat
¤ jasmani ( pakaian)
¤ rohani (rekreasi)
☆ menurut subjek
¤ individu (pakaian)
¤ kelompok (rumah sakit)
b) Alat pemuas kebutuhan
☆ menurut intensitas kegunaannya
¤ barang ekonomi (air mineral kemasan)
¤ barang bebas (pasir di pantai)
¤ barang illith (banjir)
☆ menurut cara pemakaian
¤ barang konsumsi
¤ barang produksi
☆ menurut cara pembuatannya
¤ barang mentah
¤ barang setengah jadi
¤ barang jadi
☆ menurut bentuknya
¤ barang konkret
¤ barang abstak
Ekonomi syariah
Ekonomi syariah adalah bentuk percabangan ilmu ekonomi yang berlandasan nilai nilai Islam. Ekonomi syariah berlandaskan syariat Islam yaitu Al quran dan sunah. Tujuan ekonomi syariah yaitu mencapai kebahagian di dunia dan akhirat (falah) melalui suatu tata kehidupan yang baik dan terhormat.
Prinsip prinsip dasar ekonomi syariah :
1. Keimanan dan ketaqwaan
2. Memenuhi kebutuhan
3. Pembagian kepemilikan
4. Pengelolaan kepemilikan
5. Mata uang berbasis logam mulia
Ciri ciri ekonomi syariah :
1. Adanya pengakuan terhadap hak individu
2. Adanya pengakuan terhadap hak umat atau umum
3. Adanya keyakinan bahwa manusia memegang amanah dari Sang Maha Kuasa
4. Adanya konsep halal dan haram
5. Adanya sistem sedekah
6. Tidak adanya bunga dalam meminjam
7. Adanya larangan menimbun harta pada umat Islam
Sistem ekonomi syariah sangat berbeda dengan ekonomi kapitalis, sosialis maupun komunis. Ekonomi syariah bukan pula berada di tengah ekonomi itu. Ekonomi dalam Islam harus mampu memberikan kesejahteraan bagi seluruh masyarakat, memberikan rasa adil, kebersamaan dan kekeluargaan serta mampu memberikan kesempatan seluas luasnya kepada setiap pelaku usaha.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar