MANAJEMEN EKONOMI
Hai guys, pada kesempatan kali ini, kita mau berbagi info nih tentang manajemen, yuk dibaca postingan ini ya, semoga bermanfaat ^ ^
A. Pengertian Manajemen
✓ Berasal dari bahasa perancis kuno, Menagement yang berati seni melaksanakan danmengatur
✓ Menurut Stephen P Robbins
Manajemen adalah proses mengkoordinasi dan mengintegrasi pakerjaaan agar dapat diselesaikan secara efektif dan efisien dengan dan melalui orang lain
B. Tiga Hal Penting Dalam Manajemen
✓Proses : Menggambarkan fungsi fungsi yang berjalan dengan terus menerus dan dikerjakan oleh para menejer seperti perencanaan, pengorganisasian, kepemimpinan, pengawasan
✓Efisiensi : Berati menghasilkan produksi lebih banyak dengan jumlah input tertentu
✓Efektivitas : Diartikan sebagai melakukan sesuatu dengan cara cara yang tepat
C. Manajer
Manajer adalah seseorang yang bekerja melalui orang lain dengan mengkoordinasikan kegiatan kegiatan mereka guna mencapai sasaran organisasi
D. Ketrampilan Manajer
✓ Keterampilan Teknik
Ketrampilan teknik mencangkup pengetahuan dan keahlian di bidang tertentu seperti akuntansi, keuangan, komputer
✓ Ketrampilan Manusiawi
Kemampuan untuk bekerja sama dengan baik dengan orang lain secara perorangan maupun kelompok
✓ Keterampilan Konseptual
Kemampuan manajer dalam berpikir dan menggagas keadaan keadaan abstrak.
Menurut Rickey W Griffin Menambahkan ketrampilan dasar yang harus dimiliki manajer :
✓ Ketrampilan manajemen Waktu
Ketrampilan yang merujuk pada kemampuan seorang manajer untuk menggunakan waktu yang dimilikinya secara bijaksana
✓ Ketrampilan membuat keputusan
Kemampuan untuk mendefinisikan masalah dan menentukan cara terbaik dalam memecahkannya
E. Tingkatkan Manajer
1) Manajer Lini pertama
✓ Manajer tingkatan yang paling Rendah
✓ Tugas : Memimpin dan mengawasi karyawan non manajerial yang terlibat dalam proses produksi
✓ Contoh : Manajer Operasional, Manajer Area, Manajer Kantor, Manajer departemen
2) Manajer Tingkat Menengah
✓ Mencakup antara manajer lini pertama dan manajer puncak sebagai penghubung diantara keduanya.
✓ Contoh : Manajer pabrik, manajer pabrik, manajer devisi, manajer proyek
3) Manajer Puncak
✓ Bertugas merencanakan kegiatan dan stategi perusahaan secara umum dan mengarahkan jalannya perusahaan
F. Unsur Manajemen
✓ Man (orang, manusia)
✓ Uang
✓ Materi/ Bahan
✓ Mesin
✓ Metode
✓ Pasar
G. Teori Manajemen
Teori manajemen adalah teori yang membahas dan mempelajari ilmu manajemen
1. Manajemen Ilmiah
✓ Pertama kali dipopulerkan oleh Frederick Winslow Taylor dalam buku Principles Of Scientific management tahun 1911
✓ Ilmiah adalah penggunaan metode ilmiah untuk menentukan cara terbaik dalam menyelesaikan suatu pekerjaan
2. Teori Administrasi Umum
✓ Teori umum mengenai apa yang dilakukan oleh menejer dan bagaimana cara membentuk praktik menejemen yang baik.
✓ Teori ini datang dari sosiolog Jerman Max Weber dengan konsep birokrasi dan industrialis Perancis Henry Fayol dengan prinsip menejemennya
3. Pendekatan Kuantitatif
✓ Yaitu penggunaan sejumlah teknik kuantitatif seperti statistik model optimatis, model informasi atau simulasi komputer untuk membantu menejemen dalam mengambil keputusan
✓ Contoh : Analisis jalur krisis untuk membuat penjadwalan kerja yang lebih efisien
4. Kajian Hawthorne
✓ Serangkaian kajian yang dilakukan pada tahun 1920-an hingga 1930-an.
✓ Pada awalnya kajian ini bertujuan mempelajari pengaruh berbagai macam tingkat penerangan lampu terhadap produktivitas kerja. Lokasinya di Western Electric Company Works di Illinois
H. Prinsip Manajemen
✓ Pembagian Kerja
✓ Wewenang dan tanggung Jawab
✓ Disiplin
✓ Kesatuaan Perintah
✓ Kesatuan Pengarahan
✓ Penggajian Kariyawan
✓ Pemusatan
I. Fungsi Manajemen
Fungsi manajemen adalah elemen elemen dasar yang akan selalu ada dan melekat di dalam proses menejemen yang akan dijadikan acuan oleh manajer dalam melaksanakan kegiatan untuk mencapai tujuan organisasi
J. Perencanaan
Perencanaan adalah memikirkan apa yang akan dikerjakan dengan sumber daya yang dimiliki
Untuk mencapai misi perusahaan diperlukan rencana rencana berikut :
✓ Rencana Taktis
Adalah Rencana berskala lebih kecil dan berjangka waktu satu atau dua tahun yang konsisten dengan rencana strategis
✓ Rencana Operasional
Adalah metode atau cara cara yang dilakukan untuk melaksanakan rencana taktis
✓ Rencana Darurat
Adalah rencana Alternatif yang dikembangkan untuk menghadapi berbagai kondisi yang mungkin saja terjadi
K. Pengorganisasian
Adalah Pengaturan Sumber daya perusahaan, baik sumber daya manusia maupun sumber daya lain, secara konsisten sesuai sasaran perusahaan yang telah ditetapkan melalui fungsi perencanaan
L. Tujuan Pengorganisasian
✓ Membagi bagi tugas dan tanggung jawab yang berkaitan dengan masing masing jabatan
✓ Mengkoordinasikan berbagai tugas dalam organisasi
✓ Mengelompokkan pekerjaan pekerjaan kedalam unit unit
✓ Menetapkan garis garis wewenang formal
M. Struktur Organisasi
✓ Struktur Organisasi Garis
Adalah bentuk organisasi yang didalamnya terdapat garis wewenang yang menghubungkan langsung secara vertikal antara atasan dan bawahan
✓ Struktur Organisasi Fungsional
Adalah suatu organisasi dimana wewenang dari pimpinan tertinggi dilimpahkan kepada kepala bagian yang mempunyai jabatan fungsional untuk dikerjkan kepada pelaksana yang memiliki keahlian khusus
✓ Struktur Organisasi Garis dan Staf
Adalah perpaduan antara struktur organisasi garis dan struktur organisasi fungsional dengan bantuan staf
N. Pengarahan
Adalah kegiatan yang khususnya ditujukan untuk mengarahkan bawahan agar mau bekerja secara efktif dan efisien dalam rangka pencapaian tujuan organisasi
✓ Pengarahan
✓ Perintah
✓ Komunikasi
✓ Motivasi
O. Koordinasi
Berfungsi untuk menciptakan suatu komunikasi dan kesesuaian dari berbagai kepentingan dan perbedaan sehingga tujuan organisasi dapat dicapai dengan baik
P. Pengawasan
Pengawasan dilakukan untuk melihat apakah rencana dilaksanakann sesuai dengan tujuan
Q. Bidang - Bidang Manajemen
✓ Manajemen Produksi
• Pengertian
Manajemen produksi adalah bagian dari manajemen yang berhubungan dengan pembuatan barang dan jasa yang pelaksanaanya mmenggunakan SDM, material atau bahan, modal atau uang, mesin atau peralatan, serta kewirausahaan yang akan mengkoordinasikan keempat faktor lainya
• Tujuan
Tujuan untuk menciptakan dan menambah kegunaan suatu barang atau jasa
✓ Manajemen Keuangan
• Pengertian
Bagian dari manajemen yang berhubungan dengan fungsi – fungsi keuangan, meliputi bagaimana memperoleh dana dan bagaimna menggunakan dana tersebut. Untuk memperoleh dana, manajer keuangan bisa memperolehnya dari dalam maupun luar perusahaan. Sumber dana dari luar perusahaan berasal dari pasar modal, bisa berbentuk pasar modal, utang, atau modal sendiri
• Tugas
Tugasnya ialah merencanakan untuk memaksimumkan perusahaan
Tugas penting yang harus dilakukan manajer keuangan :
• Bekerja sama dengan manajer lain dan bertanggung jawab atas perencanaan umum perusahaan
• Memusatkan perhatian pada beerbagai keputusan investasi dan pembiayaan.
• Bekerja sama dengan manajer diperusahaan agar perusahaan dapat beroperasi seefisien mungkin
• Mampu menghubungkan perusahaan dengan pasar keuangan.
✓ Manajemen Sumber Daya Manusia
Manajemen sumber daya manusia adalah suatu proses menangani berbagai masalah pada ruang lingkup karyawan, pegawai, buruh, manajer dan tenaga kerja lainnya untuk dapat menunjang aktifitas organisasi atau perusahaan demi mencapai tujuan yang telah ditentukan. Bagian atau unit yang biasanya mengurusi SDM adalah departemen sumber daya manusia atau dalam bahasa inggris disebut HRD atau human resource department
✓ Manajemen Pemasaran
Manajemen pemasaran adalah penganalisaan, perencanaan, pelaksanaan, dan pengawasan program-program yang bertujuan menimbulkan pertukaran dengan pasar yang dituju dengan maksud untuk mencapai tujuan perusahaan. Titik berat diletakkan pada penawaran perusahaan dalam memenuhi kebutuhan dan keinginan pasar tersebut serta menentukan harga, mengadakan komunikasi, dan distribusi yang efektif untuk memberitahu, mendorong, serta melayani pasar
Kamis, 16 April 2020
Kamis, 09 April 2020
MANAJEMEN EKONOMI (TENSAILICIOUS SMANTEN)
MANAJEMEN EKONOMI (TENSAILICIOUS SMANTEN)
Assalamualaikum teman teman
Pada kesempatan kali ini, saya akan memberi informasi tentang TENSAILICIOUS
Nah, udah pada tahu belum apa itu TENSAILICIOUS? TENSAILICIOUS adalah lomba yang diadakan oleh SMA Negeri 10 Padang yang terbuka untuk SD, SMP,, dan SMA, lomba ini terdiri dari lomba akademik dan non akademik. Untuk lebih jelasnya, silakan cek postingan di bawah ini ya!
Assalamualaikum teman teman
Pada kesempatan kali ini, saya akan memberi informasi tentang TENSAILICIOUS
Nah, udah pada tahu belum apa itu TENSAILICIOUS? TENSAILICIOUS adalah lomba yang diadakan oleh SMA Negeri 10 Padang yang terbuka untuk SD, SMP,, dan SMA, lomba ini terdiri dari lomba akademik dan non akademik. Untuk lebih jelasnya, silakan cek postingan di bawah ini ya!
Sabtu, 18 Januari 2020
BANK SENTRAL, SISTEM PEMBAYARAN, DAN ALAT PEMBAYARAN DALAM PEREKONOMIAN INDONESIA
BANK SENTRAL, SISTEM PEMBAYARAN, DAN ALAT PEMBAYARAN DALAM PEREKONOMIAN INDONESIA
BANK SENTRAL
Pengertian bank sentral
Bank sentral merupakan lembaga independen yang melaksanakan kebijakan moneter, menjaga stabilitas nilai mata uang, menjaga kelancaran sistem pembayaran, serta sistem finansial secara keseluruhan.
Fungsi Bank Sentral
1) menyediakan komponen inti dalam sistem pembayaran
2) mengelola cadangan devisa negara
3) mengembangkan dan mengawasi sistem keuangan negara
4) tidak melakukan aktivitas komersial yang dapat mengurangi perannya sebagai lembaga kebijakan publik
Untuk mencapai tujuannya, Bank Indonesia didukung 3 pilar yang merupakan bidang tugasnya:
1) menetapkan dan melaksanakan kebijakan moneter
2) mengatur dan menjaga kelancaran sistem pembayaran
3) stabilitas sistem pembayaran
Wewenang Bank Indonesia:
1) terkait tugas dalam menetapkan dan melaksanakan kebijakan moneter, Bank Indonesia berwenang Menetapkan sasaran moneter dengan memperhatikan sasaran laju inflasi, melakukan pengendalian moneter, menetapkan tingkat diskonto, menetapkan cadangan minimum dan mengatur kredit
2) terkait tugas mengatur dan menjaga kelancaran sistem pembayaran, Bank Indonesia berwenang melaksanakan dan menyetujui penyelenggaraan jasa sistem pembayaran, meminta laporan penyelenggaraan jasa sistem pembayarann dan menetapkan penggunaan alat pembayaran
3) terkait tugas stabilitas sistem keuangan, Bank Indonesia melakukan beberapa wewenang antara lain merumuskan kebijakan makroprudensial sistem keuangan secara keseluruhan melakukan proses monitoring sistem keuangan dan memfasilitasi perluasan akses keuangan
Pengertian Stabilitas Sistem Keuangan
Stabilitas sistem keuangan merupakan suatu kondisi ketika seluruh lembaga keuangan, pasar keuangan, serta sarana pendukungnya memiliki ketahanan dan mampu mengatasi ketidakseimbangan keuangan. Stabilitas sistem keuangan juga diartikan sebagai kondisi ketika mekanisme ekonomi dalam penetapan harga, alokasi dana, dan pengelolaan risiko berfungsi dan mendukung pertumbuhan ekonomi. Salah satu Usaha untuk menjaga stabilitas sistem keuangan adalah melalui kebijakan makroprudensial. Dengan terbentuknya Otoritas Jasa Keuangan, tugas pengawasan perbankan yang dilakukan bank Indonesia difokuskan pada pengawasan makroprudensial, sedangkan tugas pengaturan dan pengawasan makroprudensial perbankan sepenuhnya dilakukan OJK. Kebijakan macroprudential secara umum adalah kebijakan untuk membatasi risiko dan biaya krisis sistematik dalam rangka memelihara keseimbangan sistem keuangan secara keseluruhan.
Peran Utama Bank Indonesia:
1) menjaga stabilitas moneter melalui instrumen suku bunga dalam operasi pasar terbuka
2) menciptakan kinerja lembaga keuangan yang sehat melalui mekanisme pengawasan dan regulasi
3) mengatur dan menjaga kelancaran sistem pembayaran
4) memantau secara makroprudential untuk memonitor kerentanan sektor keuangan dan mendeteksi potensi kejutan yang berdampak pada stabilitas sistem keuangan
5) sebagai jaring pengaman sistem keuangan melalui fungsi bank sentral sebagai Lender of the last Resort artinya Bank Indonesia berperan mencegah terjadinya krisis keuangan
SISTEM PEMBAYARAN
Pengertian Sistem Pembayaran
Sistem pembayaran merupakan suatu sistem yang meliputi seperangkat aturan lembaga dan mekanisme yang berkaitan dengan pemindahan sejumlah nilai uang dari satu pihak ke pihak lain
Perkembangan Sistem Pembayaran
Sistem pembayaran yang biasa digunakan untuk pembayaran tunai atau cash. Pada perkembangannya, sistem pembayaran tunai tidak bisa mencakup semua kegiatan ekonomi terutama dalam jumlah besar dan jarak jauh titik untuk mengatasi kelemahan sistem pembayaran tunai mulai diberlakukan sistem pembayaran non tunai untuk memudahkan transaksi dalam jumlah besar dan aman. Dalam sistem pembayaran nontunai dikenal alat pembayaran berbasis kertas (cek, wesel, dan bilyet giro), alat pembayaran menggunakan kartu (kartu ATM, kartu kredit, dan uang elektronik), serta transfer.
Peran Bank Indonsia dalam Sistem Pembayaran
1) regulator
2) perizinan
3) pengawasan
4) operator
5) fasilitator
Penyelenggaraan Sistem Pembayaran Nontunai oleh Bank Indonesia
1) Bank Indonesia Real Time Gross Settlement (BI-RTGS) merupakan sistem transfer dana elektronik yang penyelesaian setiap transaksinya dilakukan dalam waktu seketika per transaksi. Pemgembangan sistem BI-RTGS bertujuan menyelesaikan sarana transfer dana antar bank yang lebih cepat efisien, andal, aman kepada bank dan nasabahnya, memberikan kepastian settlement dan penatausahaan dapat diperoleh dengan segera, menyediakan informasi rekening bank secara real-time dan menyeluruh, meningkatkan disiplin dan profesionalisme bank dalam mengelola likuiditasnya mengurangi risiko risiko setelmen dan penatausahaan.
2) Bank Indonesia Scripless Securities Settlement System (BI-SSSS) adalah sarana transaksi bank Indonesia untuk penyelesaian transaksi dan penatausahaan surat berharga secara elektronik terhubung langsung antara peserta, penyelenggara, dan sistem BI-RTGS.
3) Sistem Klirirng Nasional Bank Indonesia (SKNBI) adalah pertukaran warkat atau data keuangan elektronik antar peserta kliring baik atas nama peserta maupun atas nama nasabah peserta, yang perhitungannya diselesaikan pada waktu tertentu. Tik transaksi kliring yang dapat dilakukan meliputi transfer debit menggunakan cek bilyet giro atau warkat debit lainnya, transfer kredit mengisi formulir isian yang disediakan oleh bank yang kemudian akan dikirim bank melalui data keuangan elektronik yang disediakan dalam SKNBI (penyelenggara kliring nasional (PKN) dan penyelenggara kliring lokal (PKL)).
ALAT PEMBAYARAN
Pembaguan alat pembayaran
1) Alat pembayaran Tunai (uang)
2) Alat pembayaran nontunai
Sejarah Uang
1) tahap barter, dilakukan melalui pertukaran barang dengan barang
2) tahap uang barang, merupakan barang yang disepakati masyarakat umum sebagai alat tukar
3) tahap uang logam, didasari alasan logam mulia dapat tahan lama
4) tahap uang kertas, kelemahan penggunaan uang logam mendorong manusia menggunakan alat pembayaran lain berupa uang kertas
5) tahap uang giral, dikeluarkan Bank umum dalam bentuk surat berharga dan digunakan sebagai alat pembayaran
Pengertian Uang
Uang adalah suatu benda yang dapat diterima masyarakat secara umum dan digunakan sebagai alat pembayaran yang sah. Uang juga sebagai alat yang digunakan dalam pertukaran, baik barang maupun jasa.
Fungsi Uang
Fungsi asli uang yaitu uang sebagai alat tukar dan alat satuan nilai titik fungsi turunan uang antara lain alat pembayaran yang sah, alat penimbun kekayaan, alat pemindah kekayaan, alat Pembayaran utang, alat penunjuk harga, pendorong kegiatan ekonomi, dan alat pencipta kesempatan kerja.
Jenis Uang
1) Uang kartal dikeluarkan oleh bank sentral berbentuk uang kertas dan uang logam.
2) Uang giral merupakan tagihan atau rekening pada suatu bank yang sewaktu-waktu dapat digunakan sebagai alat pembayaran.
Syarat Uang
Suatu benda dapat dikatakan sebagai uang apabila memenuhi syarat antara lain diterimanya secara umum, memiliki nilai cenderung stabil, mudah dibawa dan disimpan, kualitasnya cenderung sama, bersifat tahan lama, jumlahnya terbatas dan tidak mudah dipalsukan, serta mudah dibagi tanpa mengurangi nilai.
Pengelolaan Uang Rupiah oleh Bank Indonesia
1) perencanaan rupiah, menentukan jumlah dan nilai pecahan rupiah yang akan dicetak
2) pencetakan rupiah, menentukan jumlah rupiah yang akan dicetak oleh Perum Peruri
3) pengeluaran rupiah, seluruh rangkaian penerbitan uang Rupiah dengan menetapkan tanggal bulan dan tahun berlakunya uang Rupiah
4) pengedaran rupiah, kegiatan mengedarkan dan mendistribusikan uang Rupiah ke seluruh Indonesia
5) pencabutan dan penarikan rupiah, kegiatan menetapkan uang Rupiah yang sudah tidak berlaku lagi
6) pemusnahan rupiah, dilakukan terhadap uang Rupiah yang sudah tidak layak edar dan tidak berlaku
Unsur Pengaman Rupiah
Unsur pengaman rupiah berupa desain, material pembuatan, dan teknik pencetakan uang. Pengamanan uang Rupiah dikelompokkan menjadi tiga yaitu pengamanan terbuka, semi tertutup, dan tertutup. Pengamanan terbuka yaitu unsur pengamanan yang dapat dideteksi tanpa bantuan alat yaitu mengenali keaslian uang Rupiah dengan cara 3D (dilihat, diraba, diterawang). Pengamanan semi tertutup yaitu unsur pengamanan yang dapat dideteksi dengan alat sederhana seperti kaca pembesar dan lampu ultraviolet. Pengamanan tertutup yaitu unsur pengamanan yang dapat dideteksi dengan peralatan laboratorium atau forensik.
Pengelolaan keuangan
Pengelolaan keuangan dilakukan untuk mencapai target dana pada masa mendatang, meningkatkan kekayaan, mengatur arus pemasukan dan pengeluaran uang, manajemen risiko, serta mengelola utang piutang. Tahapan dalam pengelolaan keuangan antara lain pencatatan aset atau harta yang dimiliki, pencatatan semua pemasukan dan pengeluaran, identifikasi pengeluaran rutin bulanan dan tahunan menyusun rencana pengeluaran, menabung secara periodik, dan perencanaan program untuk masa depan.
Pengertian Alat Pembayaran Nontunai
Alat pembayaran non tunai berupa uang giral (cek da bilyet giro) dan alat pembayaran menggunakan kartu (ATM, kredit, debit, prabayar).
Jenis Alat Pembayaran Nontunai
1) kartu kredit merupakan alat pembayaran yang diterbitkan bank umum untuk melakukan pembayaran barang atau jasa yang akan menimbulkan hutang yang harus dilunasi pada kemudian hari.
2) kartu ATM merupakan kartu untuk penarikan tunai atau pemindahan dana tanpa melalui teller.
3) cek merupakan surat perintah tidak bersyarat dari nasabah kepada bank yang memelihara rekening giro nasabah bersangkutan untuk membayar sejumlah uang kepada pihak yang disebutkan pada cek atau kepada pemegang cek tersebut
4) bilyet giro merupakan Surat Perintah nasabah kepada bank untuk memindahbukukan dana dari rekening yang bersangkutan ke rekening penerima yang namanya tercantum pada bilyet giro
5) uang elektronik merupakan alat pembayaran non tunai yang diterbitkan atas dasar nilai uang yang disetorkan terlebih dahulu
BANK SENTRAL
Pengertian bank sentral
Bank sentral merupakan lembaga independen yang melaksanakan kebijakan moneter, menjaga stabilitas nilai mata uang, menjaga kelancaran sistem pembayaran, serta sistem finansial secara keseluruhan.
Fungsi Bank Sentral
1) menyediakan komponen inti dalam sistem pembayaran
2) mengelola cadangan devisa negara
3) mengembangkan dan mengawasi sistem keuangan negara
4) tidak melakukan aktivitas komersial yang dapat mengurangi perannya sebagai lembaga kebijakan publik
Untuk mencapai tujuannya, Bank Indonesia didukung 3 pilar yang merupakan bidang tugasnya:
1) menetapkan dan melaksanakan kebijakan moneter
2) mengatur dan menjaga kelancaran sistem pembayaran
3) stabilitas sistem pembayaran
Wewenang Bank Indonesia:
1) terkait tugas dalam menetapkan dan melaksanakan kebijakan moneter, Bank Indonesia berwenang Menetapkan sasaran moneter dengan memperhatikan sasaran laju inflasi, melakukan pengendalian moneter, menetapkan tingkat diskonto, menetapkan cadangan minimum dan mengatur kredit
2) terkait tugas mengatur dan menjaga kelancaran sistem pembayaran, Bank Indonesia berwenang melaksanakan dan menyetujui penyelenggaraan jasa sistem pembayaran, meminta laporan penyelenggaraan jasa sistem pembayarann dan menetapkan penggunaan alat pembayaran
3) terkait tugas stabilitas sistem keuangan, Bank Indonesia melakukan beberapa wewenang antara lain merumuskan kebijakan makroprudensial sistem keuangan secara keseluruhan melakukan proses monitoring sistem keuangan dan memfasilitasi perluasan akses keuangan
Pengertian Stabilitas Sistem Keuangan
Stabilitas sistem keuangan merupakan suatu kondisi ketika seluruh lembaga keuangan, pasar keuangan, serta sarana pendukungnya memiliki ketahanan dan mampu mengatasi ketidakseimbangan keuangan. Stabilitas sistem keuangan juga diartikan sebagai kondisi ketika mekanisme ekonomi dalam penetapan harga, alokasi dana, dan pengelolaan risiko berfungsi dan mendukung pertumbuhan ekonomi. Salah satu Usaha untuk menjaga stabilitas sistem keuangan adalah melalui kebijakan makroprudensial. Dengan terbentuknya Otoritas Jasa Keuangan, tugas pengawasan perbankan yang dilakukan bank Indonesia difokuskan pada pengawasan makroprudensial, sedangkan tugas pengaturan dan pengawasan makroprudensial perbankan sepenuhnya dilakukan OJK. Kebijakan macroprudential secara umum adalah kebijakan untuk membatasi risiko dan biaya krisis sistematik dalam rangka memelihara keseimbangan sistem keuangan secara keseluruhan.
Peran Utama Bank Indonesia:
1) menjaga stabilitas moneter melalui instrumen suku bunga dalam operasi pasar terbuka
2) menciptakan kinerja lembaga keuangan yang sehat melalui mekanisme pengawasan dan regulasi
3) mengatur dan menjaga kelancaran sistem pembayaran
4) memantau secara makroprudential untuk memonitor kerentanan sektor keuangan dan mendeteksi potensi kejutan yang berdampak pada stabilitas sistem keuangan
5) sebagai jaring pengaman sistem keuangan melalui fungsi bank sentral sebagai Lender of the last Resort artinya Bank Indonesia berperan mencegah terjadinya krisis keuangan
SISTEM PEMBAYARAN
Pengertian Sistem Pembayaran
Sistem pembayaran merupakan suatu sistem yang meliputi seperangkat aturan lembaga dan mekanisme yang berkaitan dengan pemindahan sejumlah nilai uang dari satu pihak ke pihak lain
Perkembangan Sistem Pembayaran
Sistem pembayaran yang biasa digunakan untuk pembayaran tunai atau cash. Pada perkembangannya, sistem pembayaran tunai tidak bisa mencakup semua kegiatan ekonomi terutama dalam jumlah besar dan jarak jauh titik untuk mengatasi kelemahan sistem pembayaran tunai mulai diberlakukan sistem pembayaran non tunai untuk memudahkan transaksi dalam jumlah besar dan aman. Dalam sistem pembayaran nontunai dikenal alat pembayaran berbasis kertas (cek, wesel, dan bilyet giro), alat pembayaran menggunakan kartu (kartu ATM, kartu kredit, dan uang elektronik), serta transfer.
Peran Bank Indonsia dalam Sistem Pembayaran
1) regulator
2) perizinan
3) pengawasan
4) operator
5) fasilitator
Penyelenggaraan Sistem Pembayaran Nontunai oleh Bank Indonesia
1) Bank Indonesia Real Time Gross Settlement (BI-RTGS) merupakan sistem transfer dana elektronik yang penyelesaian setiap transaksinya dilakukan dalam waktu seketika per transaksi. Pemgembangan sistem BI-RTGS bertujuan menyelesaikan sarana transfer dana antar bank yang lebih cepat efisien, andal, aman kepada bank dan nasabahnya, memberikan kepastian settlement dan penatausahaan dapat diperoleh dengan segera, menyediakan informasi rekening bank secara real-time dan menyeluruh, meningkatkan disiplin dan profesionalisme bank dalam mengelola likuiditasnya mengurangi risiko risiko setelmen dan penatausahaan.
2) Bank Indonesia Scripless Securities Settlement System (BI-SSSS) adalah sarana transaksi bank Indonesia untuk penyelesaian transaksi dan penatausahaan surat berharga secara elektronik terhubung langsung antara peserta, penyelenggara, dan sistem BI-RTGS.
3) Sistem Klirirng Nasional Bank Indonesia (SKNBI) adalah pertukaran warkat atau data keuangan elektronik antar peserta kliring baik atas nama peserta maupun atas nama nasabah peserta, yang perhitungannya diselesaikan pada waktu tertentu. Tik transaksi kliring yang dapat dilakukan meliputi transfer debit menggunakan cek bilyet giro atau warkat debit lainnya, transfer kredit mengisi formulir isian yang disediakan oleh bank yang kemudian akan dikirim bank melalui data keuangan elektronik yang disediakan dalam SKNBI (penyelenggara kliring nasional (PKN) dan penyelenggara kliring lokal (PKL)).
ALAT PEMBAYARAN
Pembaguan alat pembayaran
1) Alat pembayaran Tunai (uang)
2) Alat pembayaran nontunai
Sejarah Uang
1) tahap barter, dilakukan melalui pertukaran barang dengan barang
2) tahap uang barang, merupakan barang yang disepakati masyarakat umum sebagai alat tukar
3) tahap uang logam, didasari alasan logam mulia dapat tahan lama
4) tahap uang kertas, kelemahan penggunaan uang logam mendorong manusia menggunakan alat pembayaran lain berupa uang kertas
5) tahap uang giral, dikeluarkan Bank umum dalam bentuk surat berharga dan digunakan sebagai alat pembayaran
Pengertian Uang
Uang adalah suatu benda yang dapat diterima masyarakat secara umum dan digunakan sebagai alat pembayaran yang sah. Uang juga sebagai alat yang digunakan dalam pertukaran, baik barang maupun jasa.
Fungsi Uang
Fungsi asli uang yaitu uang sebagai alat tukar dan alat satuan nilai titik fungsi turunan uang antara lain alat pembayaran yang sah, alat penimbun kekayaan, alat pemindah kekayaan, alat Pembayaran utang, alat penunjuk harga, pendorong kegiatan ekonomi, dan alat pencipta kesempatan kerja.
Jenis Uang
1) Uang kartal dikeluarkan oleh bank sentral berbentuk uang kertas dan uang logam.
2) Uang giral merupakan tagihan atau rekening pada suatu bank yang sewaktu-waktu dapat digunakan sebagai alat pembayaran.
Syarat Uang
Suatu benda dapat dikatakan sebagai uang apabila memenuhi syarat antara lain diterimanya secara umum, memiliki nilai cenderung stabil, mudah dibawa dan disimpan, kualitasnya cenderung sama, bersifat tahan lama, jumlahnya terbatas dan tidak mudah dipalsukan, serta mudah dibagi tanpa mengurangi nilai.
Pengelolaan Uang Rupiah oleh Bank Indonesia
1) perencanaan rupiah, menentukan jumlah dan nilai pecahan rupiah yang akan dicetak
2) pencetakan rupiah, menentukan jumlah rupiah yang akan dicetak oleh Perum Peruri
3) pengeluaran rupiah, seluruh rangkaian penerbitan uang Rupiah dengan menetapkan tanggal bulan dan tahun berlakunya uang Rupiah
4) pengedaran rupiah, kegiatan mengedarkan dan mendistribusikan uang Rupiah ke seluruh Indonesia
5) pencabutan dan penarikan rupiah, kegiatan menetapkan uang Rupiah yang sudah tidak berlaku lagi
6) pemusnahan rupiah, dilakukan terhadap uang Rupiah yang sudah tidak layak edar dan tidak berlaku
Unsur Pengaman Rupiah
Unsur pengaman rupiah berupa desain, material pembuatan, dan teknik pencetakan uang. Pengamanan uang Rupiah dikelompokkan menjadi tiga yaitu pengamanan terbuka, semi tertutup, dan tertutup. Pengamanan terbuka yaitu unsur pengamanan yang dapat dideteksi tanpa bantuan alat yaitu mengenali keaslian uang Rupiah dengan cara 3D (dilihat, diraba, diterawang). Pengamanan semi tertutup yaitu unsur pengamanan yang dapat dideteksi dengan alat sederhana seperti kaca pembesar dan lampu ultraviolet. Pengamanan tertutup yaitu unsur pengamanan yang dapat dideteksi dengan peralatan laboratorium atau forensik.
Pengelolaan keuangan
Pengelolaan keuangan dilakukan untuk mencapai target dana pada masa mendatang, meningkatkan kekayaan, mengatur arus pemasukan dan pengeluaran uang, manajemen risiko, serta mengelola utang piutang. Tahapan dalam pengelolaan keuangan antara lain pencatatan aset atau harta yang dimiliki, pencatatan semua pemasukan dan pengeluaran, identifikasi pengeluaran rutin bulanan dan tahunan menyusun rencana pengeluaran, menabung secara periodik, dan perencanaan program untuk masa depan.
Pengertian Alat Pembayaran Nontunai
Alat pembayaran non tunai berupa uang giral (cek da bilyet giro) dan alat pembayaran menggunakan kartu (ATM, kredit, debit, prabayar).
Jenis Alat Pembayaran Nontunai
1) kartu kredit merupakan alat pembayaran yang diterbitkan bank umum untuk melakukan pembayaran barang atau jasa yang akan menimbulkan hutang yang harus dilunasi pada kemudian hari.
2) kartu ATM merupakan kartu untuk penarikan tunai atau pemindahan dana tanpa melalui teller.
3) cek merupakan surat perintah tidak bersyarat dari nasabah kepada bank yang memelihara rekening giro nasabah bersangkutan untuk membayar sejumlah uang kepada pihak yang disebutkan pada cek atau kepada pemegang cek tersebut
4) bilyet giro merupakan Surat Perintah nasabah kepada bank untuk memindahbukukan dana dari rekening yang bersangkutan ke rekening penerima yang namanya tercantum pada bilyet giro
5) uang elektronik merupakan alat pembayaran non tunai yang diterbitkan atas dasar nilai uang yang disetorkan terlebih dahulu
Langganan:
Postingan (Atom)


